Berserakan derita cinta,dalam syair-syair pertemuan jingga
dalam alur puisi bertemu hakikat
Bercerita pertapa dalam pertemuan illahi
,Mungkin...ia telah mengenal dalam kesendirianya
Sedangkan kisahnya tenggelam dari berita-berita bumi,...Mungkin...Ia telah mengenal
Sedangkan pengalaman bathin tiada yang tahu,.....Kasihan perjalanan itu menyembah diri perkeyakinan palsu
Sudah jauh perjalan cahaya dari pengharapan pertemu tuan hakiki.....
Dalam surga berbekas kasih ..sedang diri mencari seribu tahun,...Mungkinkah itu pertemuan ?
Sedang berkas cahaya belum juga bertemu cahaya....
seperti sandiwara pertemuan
seperti palsu dalam kebingungan......
Mungkin esok cerita dangkal terjadi lagi....
sedangkan dalam hati penuh hakekat petunjuk.
Dimana akan dicari sedang pengharapan surga bukan pemilik ketaatan.....
mungkin sang Hakiki bermaksud lain ,
biar pengenalan diri terus berjalan.....
dari penembaraan-pengembaraan hati yang bertabur keyakinan...
teruslah mencari...biarkan derita Sufi sama sepertimu.....
dalam keyakinan pertemuan akan terjadi
bila waktu hidayah pastikan dirimu
dalam penghambaan yang sesungguhnya.......itulah seribu cinta
akan kau temui dalam bilik hati penuh Makrifat,....mumuji diri bukanlah keyakinan ....
penghambaan jalan bagi pencari...seperti sungai mengalir deras dalam urutan kasih berbingkai syareat....
.itulah jalan sejati Muhammad Saw
engkau orang terasing dalam jagad keinsyafan detak nadimu menghujam langit
seperti sang Kholik bercerita...menuntun cahaya kebenaran.
Marhaban...ya Rasulullah.....Marhaban...ya.Nabiyullah.......
No comments:
Post a Comment