Thursday, November 18, 2010

Semalam bersama cinta

Bukan itu yang ku mau !,saat kegelisahan hatiku merajut malam
Bukan itu yang kumau !,saat berat mataku tuk bercahaya lagi
Bukan itu yang kumau !,saat cerita jangrik menebar selimut malam.
Saat senja tadi siang telah kulewati dari perterungan gelisah nafkah
Engkau hadirkan aku diawal malam dengan kantuk memberi penat,sungguh!,malam-malam seperti ini aku ingin merajut kasih dalam kesendirian lagi,Kutinggalkan lagi bentuk cinta yang lain dalam peraduan wanita malam pujangga.Sesaat ketika kau hadirkan hening dalam malam-malam nyata tak kugubris keinginan lain hanya bersama mu dalam sentuhan kasih.
Mungkin kecemburumu menoreh gelisah sesaat ketika senyum putih hati bersujud jiwa,kau beri aku palung dalam menyentuh perasaan haru bermaksud taat.Ketika hadiran  ku beri cinta berbuah taat.
Dalam keraguan-keraguan gelisah mimpi tadi siang.Aku menoreh rupiah dalam hidup tuk berbagi dengan anak, istri.
Terasa malu hati ku ini berpura taat dalam genggaman materi dunia ,seperti cendawan bemberi serbuk cerita tadi siang.Malam ini jika tak bersama terasa gelisah dalam munajat.terpercik takut berpisah dalam galau cerita hati.Berkah yang kudapat tidaklah bermakna surga.jika Paling hatiku berpisah angan-angan siang tadi.
 Malam ini aku ingin berbagi dalam lantunan zikir kecilku,dalam lantunan harapan-harapan mahluk,dalam kesendirian meminta waktu hidup,jika surga belum kudapati terasa mati musuh yang kutakuti.Maka aku menyerakan diri dalam baian kasih ,takut kau tinggalkan. aku dalam nyanyian zikir-zikir malam ini.bila pembaringan menjadi ganjalan mata hatiku ,jangan lah kau lupakan aku dalam sekejab berbicara zikir munajat diri dari kegelisahan tadi siang.

No comments:

Post a Comment