Saturday, November 20, 2010

Perjalanan rindu

Yang dimaksud perjalanan rindu,sebuah ungkapan hati dalam mengenal jati diri.
Kutuangkan bait kata dalam kerinduan menggapai hasrat cinta menuju kebenaran hakiki,kadang perjalanannya lebih berat terasa halus dalam kesendirian penuh ungkapan-ungkapan kata dan makna,tersirat pandangan dunia memberi hayalan seperti nyata penuh angan-angan yang mengoda hati ,bergejolak tanpa batas,tanpa ruang, silih berganti menampilkan keinginan-keinginan hasrat baik dunia maupun spritual,menggelora silih berganti merebut kekuasaan hati,tuk saling mengalahkan.dalam pertarungan hati,kadang jiwa keserakahan menang,kadang jiwa kedengkian menang,kadang keegoisan hati menguasai jiwa,dan gemuruh syahwat menguasai raga dengan angan -angan fantasi penuh birahi  dalam angan-angan lain atau pun pandangan sekejab. Pertarungan ini lah yang menjadikan tolak ukur perjalanan rinduku.Geliat hati,penuh pegulatan yang terkadang menjelma dalam prasangka buruk,ketakutan-ketakutan,keraguan-keraguan dalam mengarungi hidup.Kulukis kata dalam setiap jengkal perjalanan rindu,dalam kesendirian,dalam perjalanan,dalam angan,dalam keberuntungan ataupun dalam kegembiraan .telah dapat kutemukan benda cair menyejukkan dalam hati berupa kerinduan-kerinduan illahi,setelah perjalanan ku usai mencari cinta mahluk,atau bentuk-bentuk penciptaan lain..Ragaku kadang mendesak kelaparan tuk memenuhi hasrat nafsu yang mengukir kepalsuan cinta dunai.bila tak kuperoleh, keputus asaan yang kudapat beserta kesedihan mendalam.
Telah kuarungi laut makrifat itulah perjalanan ku sekarang dalam kerinduan bathinia menggelora surga dalam jiwa,teselubung kelezatan rindu tak terbilang kata dan aku telah rindu padanya; Allah azawajallah.
                Engkaukah rinduku
                dalam diamku cinta bersemi
                dalam zikirku tlah hadir mencintai
                Rindukah aku padamu,ketika kau hujam aku dengan batu ujian
                Kau beri aku tangisan waktu tak bertemu,memberi cerita dalam hidup
                Kepahitan duka,menepis bingung,
                Aku kau jadikan terlantar dari keinginan hasrat duniawi,
               .terbelenggu kepalsuan, dan kau biarkan aku terpuruk
                Kau bengkiatkan lagi,
                dalam cerita penuh persoalan hidup yang harus kulalui dan diselesaikan

No comments:

Post a Comment