Hari ini aku dibawa kemasa silam saat kenangan menghias perjalanan rinduku saat pengenalan diri terkaburkan dalam suatu harapan cinta berselimut nafsu birahi terhadap perempuan. dalam persoalan yang beda,ketika aku sadari api cenmburu membawa kebinatangan jiwa menghujam seperti batu cadas, aku marah,aku dendam,aku merasa orang yang akan menuntut balas,sedang hati ini lelah,lelah selelah lelahnya,terkapar jiwaku dalam sendirian luka dalam hati yang ku sembunyikan,merana dalam duka nestapa ketiadaan diri.Sedang hatiku merintih pekat hitam tersembunyikan dalam jiwaku.oh....tuhan siapakah aku ini dalam keterasingan,dalam ketersinggungan,dalam kekesalan tak ada sebab,inikah yang dikatakan orang frustasi......oh..,tidak itu kurasakan seperti batu ujian.Aku merasakan ada kekuatan lain yang selalu membimbingku,memberi pengertian makna hakekat kenyataan hidup dibalik kedukaan hatiku ini,aku lelah lagi dalam kurun waktu yang tak dapat kusadari jiwaku telah perpetualang dalam pengembaraan hati yang begitu luas,penuh liku-liku kehidupan dan kenyataan pahit dan manis serta dibawa kegetiran-kegetiran hati yang takan pernah orang lain tahu.Dan aku tau, aku tak pernah sendiri.Mengarungi hidup seluas samudara,sedalam jiwa tak bertepi hanyalah aku dan tuhan penguasa jagad pemilik hati mahluk-makluknya tempat aku melabuhkan hati ini,dimanakah ia........oh,tuhan pertemukan aku dengannya.Agar dendam hati ini terkikis dalam sanubariku yang membawa api amarah cemburu berbalut dendam.
No comments:
Post a Comment